Histerosalpingografi (HSG) merupakan prosedur penggunaan sinar-X untuk memeriksa bagian dalam tuba falopi dan uterus. Biasanya, HSG direkomendasikan dokter sebagai tindak lanjut atas keluhan susah hamil atau sering keguguran.

Tes HSG ini dilakukan dalam beberapa langkah untuk mengetahui penyumbatan dan merupakan bagian pemeriksaan tuba falopi dan ukuran uterus pasien. Untuk menemukan gambarannya, yuk, kita simak informasi ini!

Langkah-langkah Prosedur

Tes HSG dijalankan tanpa memberikan bius kepada pasien. Saat memasuki ruang pemeriksaan, pasien diminta untuk berbaring di atas meja dengan pijakan kaki. Jika rumah sakit atau klinik tidak memiliki pijakan kaki, pasien harus berbaring di atas meja, menekuk lutut, dan memisahkan kaki. 

  1. Pemeriksaan Pelvis

Pemeriksaan pelvis dilakukan dengan memasukkan spekulum ke dalam vagina. Perangkat ini juga digunakan pada pemeriksaan ginekologi tahunan; prosedur yang dilakukan untuk mengetahui ada-tidaknya kelainan pada organ genitalia wanita. 

  1. Persiapan Sinar-X

Dengan spekulum masih di tempat, mesin sinar-X kemudian ditempatkan di atas abdomen pasien. Selanjutnya, tenaga medis bersangkutan akan membersihkan serviks (leher rahim) pasien dengan memasukkan swab untuk mengurangi risiko infeksi.  

Apabila serviks pasien sensitif terhadap sentuhan, langkah ini mungkin akan terasa sakit. 

  1. Injeksi Pewarna

Pewarna berbahan dasar yodium akan disuntikkan melalui kateter, melewati rahim pasien melalui uterus dan tuba falopi (apabila terbuka), dan tumpah ke rongga pinggul. Saat pewarna ini disuntikkan, pasien akan merasakan sensasi hangat. 

  1. Pengambilan Gambar Sinar-X

Ini dia tahap terakhir dari tes HSG. Setelah pewarna yodium disuntikkan, dokter akan mengambil gambar sinar-X. Untuk setiap gambar, pasien akan diminta untuk menahan napas selama beberapa detik dan mengubah posisi. 

Apabila mengubah posisi dengan spekulum dalam vagina dan mesin sinar-X di atas abdomen terasa tak nyaman, kamu dapat meminta bantuan dokter.

Mesin sinar-x dan spekulum akan dipindahkan setelah gambar yang terpindai dianggap cukup memuaskan. Pasien diperbolehkan untuk pulang. 

Hal yang perlu dicatat adalah saat kamu merasa sakit selama tes, segera beritahu dokter. Kateter akan dilepas untuk mengeliminasi rasa sakit. 

Hasil Tes HSG

Dua faktor penting dalam penentuan hasil tes adalah tersumbat-tidaknya tuba falopi dan normal-tidaknya ukuran uterus. 

Hasil yang normal adalah ketika sinar-X menunjukkan bentuk uterus yang normal dan tumpahan pewarna menembus tuba falopi. Namun, hal ini tidak menunjukkan kesuburan pasien. 

Sementara itu, hasil yang abnormal adalah ketika sinar-X menunjukkan bentuk uterus yang tidak normal atau ketika cairan pewarna tidak tumpah menembus tuba falopi. Hal ini dapat mengindikasikan sumbatan tuba falopi.